Peningkatan Laba Secara Signifikan di Tengah Pandemi Dialami Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)


 

REMBANG, Pena - Peningkatan Laba Secara Signifikan di Tengah Pandemi Dialami Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).


Banyak sekali pedagang mengalami dampak kerugian akibat pandemi covid-19 pada tahun 2020 hingga sekarang. Wahyudi (32) salah seorang pedagang bakso di Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem menyebutkan, sebelum masa pandemi bisa penjualan  bakso sampai 300 porsi sehari, namun sejak Pandemi covid-19  mewabah di seluruh dunia terutama di sektor industri dan kuliner, penjualan di tahun sebelumnya tidak  lebih 100 porsi per hari pada Jum’at (07/5/2021). Namun ia menyebutkan bahwa untuk penjualan di tahun ini pada Bulan Ramadhan meningkat  di banding Bulan Ramadhan sebelumnya saat awal Pandemi covid-19.

“Di banding tahun sebelumnya karena masih awal pandemi omset yang didapat turun drastis, untuk tahun ini alhamdulillah keuntungan naik 20%” terangnya. Selain itu, meningkatnya omset yang didapatkan  dikarenakan ada inovasi baru didalam menu tersebut. Yang dari kebanyakan pelanggan hanya membeli 1 porsi kini bisa membeli 2 porsi. “Jika hanya mengandalkan bakso, tidak ada pendapatan  lebih di masa pandemi seperti ini, untuk pendapatan pasti ada naik turunnya, tetapi untuk bulan bulan terakhir cukup standar saja” terang Wahyudi.

Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan untuk meningkatnya bahan baku  pada Bulan Ramadhan ini  seperti sayur pelengkap dan bahan bumbu lainnya. Dalam situasi terkini yang telah terjadi di lingkup pasar tradisional maupun modern, kestabilan harga dipengaruhi karena adanya pertumbuhan ekonomi yang cepat dan jika kian hari pertumbuhan ekonomi kian melambat ditambah situasi pandemic saat ini bukan tidak mungkin harga bahan baku akan jatuh secara drastis di pasar.

 

Penulis    : Melia Maldani

Editor      : Irzha Ahmad Rizky

Posting Komentar

0 Komentar