Menjelang Pemira, Debat Calon Ketua BPM dan Presiden BEM UYR

Foto: Pamflet Calon Ketua BPM dan Calon Presiden BEM periode 2022/2023
(Pubdekdok/KPRM)

REMBANG, PENA - Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) yang sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan mahasiswa di Universitas YPPI Rembang (UYR) untuk memilih Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Dalam pelaksanaannya, Pemira mempunyai lembaga independen yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan yaitu Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa yang disingkat KPRM.

KPRM telah menetapkan calon Ketua BPM dan calon Presiden BEM pada hari Minggu (01/01/2023).
Dua calon Ketua BPM dengan nomor urut pertama yaitu Nabilah Nur R. dan nomor urut kedua yaitu Melia Maldani. Sedangkan dua calon Presiden BEM dengan nomor urut pertama yaitu Yoga Candra A. dan nomor urut kedua yaitu Sendy Alvian.

Susunan acara pemira berikutnya yaitu debat calon yang dilaksanakan pada hari Senin (02/01/2023).
Dari debat ini mahasiswa menjadi tahu bagaimana kapasitas dan kualitas calon yang akan dipilih nanti. Momen debat ini akan menjadi tolak ukur dalam pemilihan calon.

"Debat ini juga diperlukan untuk memberikan gambaran pemilih yaitu seluruh mahasiswa aktif UYR mengenai calon, agar nantinya mahasiswa tidak bingung ataupun salah memilih pemimpin yang dimana nantinya akan mengemban tugas selama 1 periode. Baik itu pres BEM maupun ketua BPM yang terpilih nantinya," ujar Ila Atul Khoiriyah selaku Ketua KPRM melalui pesan WhatsApp.

Kinerja oleh calon yang nantinya terpilih sangatlah berpengaruh dalam membawa arah gerak Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

"Dari kedua calon kandidat dari BEM adalah sosok yang cukup berpengaruh dalam menentukan arah gerak keorganisasian di Universitas YPPI Rembang," ucap Irzha Ahmad R.Y., Presiden BEM Universitas YPPI Rembang periode 2021/2022.

Irzha juga berpendapat tentang kedua calon Presiden BEM periode 2022/2023.

"Bagi saya pribadi melihat saudara Yoga akan mencalonkan diri sebagai Presiden BEM membuat saya cukup terharu karena dari segi angkatan Yoga juga satu angkatan semester dengan saya di semester 7 dan telah memulai untuk penyusunan skripsi dan melihat dari tekadnya yang kuat untuk membawa perubahan yang lebih baik lagi dari periode ini membuat pemikiran saya tentang mahasiswa semester akhir yang tidak lagi membawa sisi idealismenya dalam menghidupi organisasi sebagai aktivis mahasiswa akhirnya terpatahkan juga. Dilihat dari segi menarasikan makna dari visi dan misinya, saudara Yoga memiliki rancangan jangka menengah dan orientasi yang cukup relevan sebagai pemecah solusi bagi dinamika organisasi mahasiswa yang terjadi saat ini," kata Irzha.

"Begitu juga Sendy, meskipun dari segi angkatan saat ini masih di semester 5 tetapi Sendy adalah sosok mahasiswa yang cukup memiliki potensi untuk membawa perkembangan dan kemajuan, saya juga melihat dari segi kurikulum yang ada saat ini yaitu kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) juga berdampak bagi seluruh mahasiswa yang saat ini masih di semester 5 karena telah ditetapkan juga dalam perkuliahan harus ada magang sebagai SKS yang harus dipenuhi dalam kriteria kelulusan dalam mata kuliah, meskipun keluangan waktu akan sangat berpengaruh bagi para calon Presiden BEM kedepannya," imbuhnya.

Agustina Widodo selaku Wakil Rektor III Universitas YPPI Rembang berharap dari para calon untuk bisa lebih baik.

"Harapannya ya lebih baik kedepannya, ketika kurang baik ditingkatkan agar lebih baik," terang Agustina

"Baik tidaknya kan gak bisa satu orang, harus dengan kekompakan tim. Siapapun yang terpilih nantinya tetap memerlukan soliditas dari kepengurusannya. Kekompakan tim sangat berpengaruh dalam kinerja," pungkasnya.



Penulis    : Feri Alansyah
Editor      : Feri Alansyah

Posting Komentar

0 Komentar