Rapat Monitoring Anggaran yang dilakukan oleh Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) STIE YPPI Rembang dan dihadiri oleh seluruh perwakilan Ormawa diantaranya dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di STIE YPPI Rembang pada Senin (31/5/2021).
Dalam realisasi kegiatan meskipun terdapat salah satu perwakilan UKM yang belum hadir, dapat dikatakan sudah menemukan hasil rapat dengan baik dikarenakan masing-masing dari perwakilan Ormawa yang hadir telah menyampaikan serta memaparkan rancangan program kerja serta penyerapan anggaran dari awal periode sampai dengan hari ini. Terdapat beberapa kondisi dimana Ormawa masing-masing memberikan argumen serta kritikan terhadap Ormawa lain, misalnya saja dari perwakilan UKM Kompas yang memberikan beberapa kritikan serta pertanyaan kepada salah satu UKM yaitu UKM Pena. Awal mula UKM Kompas dan UKM Pena bersitegang dikarenakan masing-masing dari mereka mengutarakan berbagai argumen yang yang bersifat kritikan dan tanggapan terhadap pemaparan saat presentasi.
"Tetapi kita sebagai aktivis yang berorganisasi harus berusaha untuk hidup dan menghidupi, dalam artian jika salah satu pihak Ormawa yang membutuhkan bantuan serta arahan, agar diberikan bimbingan serta edukasi dalam hal keorganisasian maupun administrasi", ungkap Khanda Eka selaku Presiden BEM STIE YPPI Rembang. Meskipun dari pihak perwakilan UKM Pena dan UKM Kompas masih kokoh dengan pendirian dan argumen mereka, BPM selaku penyelenggara kegiatan berusaha untuk mengambil jalan tengah yang terbaik dengan cara perwakilan dari UKM Pena bisa memaparkan kembali dengan sejelas-jelasnya dan sedetail-detailnya kepada semua perwakilan Ormawa yang hadir dalam acara tersebut.
Kontributor : Tim Penajurnalistie
Editor : Tim Penajurnalistie

0 Komentar