Pemilu Tanpa Money Politics, Bawaslu Selenggarakan Sosialisasi Pengawasan Pemilu



Rembang, PENA -  Bawaslu selenggarakan sosialisasi pengawasan pemilu kabupaten Rembang dengan bertemakan "politik uang (money politics) dalam suksesi kepemimpinan, pada Kamis (15/9/2022) di Hotel Pollos Rembang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh ulama besar salah satunya adalah Gus Ghofur maemon sekaligus pengurus dari STAI Al Anwar Sarang Rembang dan juga Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang ada di kabupaten Rembang.

Adapun materi yang sampaikan oleh narasumber dari bapak Amin S.Hi salah satunya adalah modus dan pengawasan politik uang, "banyak tantangan penanganan politik uang dintaranya: subjek hukum sama dengan pidana umum perorangan, masyarakat permisif terhadap politik uang, sulit sepakat, enggan menjadi saksi, dan masyarakat tak berani melapor" ucap Amin.

Sedangkan dari KH. Abdul Ghofur Maemon sendiri memberikan materi mengenai pandangan Islam mengenai politik uang, "dalam agama Islam ada yang namanya fiqih (hukum) mengenai politik uang hukumnya adalah tidak diperbolehkan, beda kalau dalam bentuk untuk uang transportasi menuju ke tempat TPU maka diperbolehkan menurut batsul Masail Nahdhatul Ulama" ucap Gus Ghofur

Bahkan Gus Ghofur sendiri memberikan pendapat bahwasanya kalau bisa setiap pelaksanaan pemilu, setiap bilik suara di berikan Al Qur'an untuk para pencoblos untuk memberikan kesaksiannya bahwa dalam pemilihan ini tidak menerima uang sepeserpun dari para calon pemimpin karena kata beliau bisa mengurangi adanya money politics karena budaya Indonesia masih takut dengan tuhannya.


Penulis : Wahyu Agus Santoso

Editor    : Tim Sipenainfo

Posting Komentar

0 Komentar