![]() |
| Foto: Kuliah umum Universitas YPPI Rembang (Dokumentasi/UYR) |
Rembang, PENA - Universitas YPPI Rembang (UYR) selenggarakan kuliah umum, tepatnya pada hari Sabtu (10/12/2022). Kuliah umum ini diselenggarakan via zoom meeting dengan tema To be a professional digital entrepreneur industrial revolution 4.0.
Ratusan mahasiswa UYR mengikuti kuliah umum ini, mulai dari program studi Manajemen, Akuntansi, dan Sistem Informasi. Selain itu, dosen Universitas YPPI Rembang dan perwakilan Yayasan Pengembang Potensi Insani (YPPI) juga antusias dalam kuliah umum ini.
Siti Alliyah selaku ketua panitia kuliah umum ini menjelaskan bahwa peran teknologi sangat membantu pekerjaan manusia.
"Tujuan terselenggaranya acara ini adalah untuk menambah wawasan, sekaligus pemahaman mahasiwa tentang adanya peranan teknologi di dalam berbagai aspek kehidupan manusia membuat pekerjaan manusia lebih mudah dan efisien. Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan bagi Negara Indonesia khususnya dalam bidang ekonomi," ucap Siti.
Selain peran teknologi yang bermanfaat, teknologi juga bisa menimbulkan risiko kekacauan dalam tatanan masyarakat. Maka dari itu, Siti menekankan mahasiswa mengembangkan potensinya untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
"Namun, dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat ini dikhawatirkan dapat mengambil alih kehidupan manusia sehingga menimbulkan kekacauan dalam tatanan masyarakat. Sebagai contoh, hilangnya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, di era Revolusi Industri 4.0 ini peran perguruan tinggi sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan berbagai softskill yang dapat mengembangkan potensi, inovasi serta kreativitas. Mahasiswa merupakan pemeran utama dalam menghadapi menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, maka mahasiswa harus mengembangkan potensinya semaksimal mungkin selama berkuliah di kampus, tidak hanya di bidang akademik namun juga inovasi dan kreativitas," ungkapnya.
Pembahasan kuliah umum ini relevan dengan tagline Universitas YPPI Rembang.
"Sejalan dengan tagline Universitas YPPI Rembang Campus Entrepreneur maka sangat relevan kuliah umum hari ini membahas tentang menjadi wirausaha digital professional di Era Revolusi Industri 4.0. Harapan ke depan mahasiswa jangan hanya orientasi bisnis konvensional tetapi orientasi bisnis berbasis teknologi. Dan ini tidak hanya bisa dilakukan sendirian, tetapi kolaborasi di berbagai bidang juga sangat diperlukan," pungkas Wakil Rektor 1 UYR A. Aviv Mahmudi.
Rizal Isnanto selaku narasumber pertama dalam kuliah umum ini menjelaskan bahwa model bisnis di Indonesia terdampak arus era digital.
"Gejala-gejala transformasi di Indonesia bahwa saat ini beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan di Indonesia sudah terkena dampak dari arus era digitalisasi. Toko konvensional yang ada sudah mulai tergantikan dengan model bisnis marketplace. Taksi atau Ojek Tradisional posisinya sudah mulai tergeserkan dengan moda-moda berbasis online. Sehingga dapat dikatakan bahwa teknologi digital akan menjadi masa depan kita. Ekonomi kreatif mengalami pertumbuhan yang dramatis dalam satu decade terakhir. Salah satu yang mendorong adalah digital entrepreneurship," terang Rizal Isnanto.
Dari narasumber kedua yakni Suryono Hadi Elfahmi menerangkan dalam materinya bahwa untuk menghadapi krisis global 2023 tidak boleh panik meresponnya.
"Wirausaha adalah bagaimana intinya cara mencari uang. Menjadi business owner harus mempunyai merk, punya karyawan, punya sistem (digital strategy). Untuk menghadapi krisis global 2023 sebagai seorang marketer anda tidak boleh panik merespon krisis. Krisis tak musti disikapi dengan pemotongan harga atau diskon besar-besaran. Semua tergantung jenis konsumen yang sedang anda hadapi. Selain itu Suryono menyampaikan bahwa yang siap menghadapi resesi adalah dia yang akan menang, lihatlah krisis sebagai peluang. Bisnis yang mencoba bertahan yaitu perusahaan yang memproduksi produk yang sesuai kebutuhan. Selain itu pasar juga menjadi penentu suksesnya usaha," terangnya.
Penulis : Feri Alansyah
Editor : Feri Alansyah

0 Komentar